Inovasi

Peneliti NYU Kembangkan Patch Kulit Pintar untuk Memantau Peradangan Secara Berkelanjutan

Para peneliti New York University (NYU) mengembangkan inovasi teknologi kesehatan berupa patch kulit pintar yang dirancang untuk memantau peradangan tubuh secara berkelanjutan. Perangkat bernama SENTINEL ini menggunakan sensor mikroelektronik dan jarum berukuran sangat kecil untuk mendeteksi perubahan biomarker inflamasi melalui cairan di bawah permukaan kulit. Penelitian yang diumumkan pada 21 Oktober 2026 tersebut mendapat dukungan pendanaan hingga sekitar 31 juta dolar AS dari lembaga riset kesehatan Amerika Serikat, ARPA-H. Apabila berhasil melewati pengujian klinis, teknologi wearable ini berpotensi membantu tenaga medis mengenali tanda awal kondisi berbahaya seperti sepsis dan kekambuhan lupus sebelum komplikasi serius berkembang.

Mengenal Patch Kulit Pintar SENTINEL yang Dikembangkan NYU

Kelompok ilmuwan dari New York University mengembangkan konsep perangkat medis bernama SENTINEL, yaitu patch kulit pintar untuk mengukur tanda peradangan secara berkelanjutan. Dibandingkan pemantauan kesehatan melalui pengambilan sampel sesekali, teknologi tersebut berupaya menghasilkan informasi tentang dinamika peradangan tubuh. Berkat rancangan pengukuran berkelanjutan, tim medis nantinya mungkin bisa melihat pola perubahan inflamasi sebelum gangguan kesehatan mencapai tahap yang lebih berat. Namun demikian, SENTINEL masih memerlukan pengujian sebelum diterapkan secara klinis.

Pengembangan SENTINEL dipimpin oleh Elisa Riedo dari NYU Tandon School of Engineering. Program pengembangan ini menggabungkan kontribusi 14 lembaga serta perusahaan mitra. Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah lembaga seperti NYU Langone Health, Stanford University, dan California Institute of Technology. Investasi penelitian yang diperoleh mencapai maksimum sekitar 30,8 juta dolar AS melalui program Delphi dari ARPA-H. Dukungan pemerintah tersebut diberikan berdasarkan pencapaian tahapan proyek. Dengan dukungan kolaboratif tersebut, para peneliti berupaya menggabungkan ilmu material, elektronik, dan kedokteran.

Mekanisme Pemantauan Biomarker Inflamasi melalui Kulit

Elemen inti perangkat SENTINEL adalah jarum mikro berbahan asam hialuronat. Bahan pembentuk jarum ini memiliki keterkaitan biologis dengan struktur alami kulit manusia. Komponen pengambilan sampel tersebut ditujukan untuk mengakses cairan di antara sel jaringan kulit. Cairan tersebut membawa sejumlah penanda yang berkaitan dengan kondisi tubuh. Berkat mekanisme akses di bawah kulit, sistem nantinya diharapkan dapat mengenali perubahan sinyal biologis. Teknologi microneedle tersebut diharapkan mengurangi ketidaknyamanan selama pemantauan dibandingkan prosedur pemeriksaan dengan tusukan jarum konvensional.

Pada tahap pendeteksian biomarker, rangkaian sensor elektronik memproses interaksi biomarker. Setiap transistor dirancang memiliki lapisan molekul khusus sehingga mampu berinteraksi dengan biomarker yang ditentukan. Apabila penanda inflamasi ditangkap oleh lapisan pendeteksi, karakteristik elektrik komponen sensor dapat berubah. Respons elektronik tersebut digunakan sebagai dasar pembacaan biomarker. Para pengembang merencanakan kemampuan mengukur 15 biomarker sekaligus. Walaupun konsep tersebut telah dirancang, keandalan pembacaan berbagai molekul tetap menjadi tantangan penelitian.

Peran Chip Sensor dan Pengiriman Data pada Patch SENTINEL

Di samping komponen pengambil sampel, SENTINEL memerlukan rangkaian mikroelektronik pelengkap untuk mengatur konsumsi energi, membaca hasil pengukuran, serta mentransmisikan data ke perangkat seluler. Pada arsitektur yang direncanakan, hasil pengukuran ditransfer melalui komunikasi terenkripsi. Penggunaan enkripsi tersebut mendukung perlindungan informasi biologis pengguna. Proyek tersebut turut mencakup penelitian mengenai teknologi pemanenan daya dari gelombang elektromagnetik seperti Bluetooth dan Wi-Fi. Perlu diperhatikan, kemampuan pemanenan energi masih merupakan bagian dari pengembangan. Efisiensi penggunaan energi akan menentukan kemampuan perangkat bekerja secara konsisten.

Untuk kenyamanan penggunaan, rancangan tempelan kulit ini dibuat sangat ringkas. Unit pendeteksi biologis, komponen pasokan listrik, dan rangkaian transmisi data akan ditempatkan dalam struktur pelindung. Desain perangkat yang ringkas dirancang agar tidak terlalu mengganggu aktivitas pengguna. Namun, respons kulit terhadap pemakaian jangka panjang masih harus diteliti. Pengujian nantinya perlu menilai potensi ketidaknyamanan, kemampuan patch tetap menempel, serta konsistensi pembacaan sepanjang pemakaian. Berbagai pertimbangan ini menjadi bagian penting dari pengembangan perangkat medis wearable.

Manfaat Patch Kulit Pintar untuk Deteksi Sepsis dan Penyakit Autoimun

Fokus medis penting dari proyek ini SENTINEL adalah pengenalan risiko perburukan kondisi akibat sepsis. Sepsis merupakan kondisi berbahaya ketika respons terhadap infeksi menyebabkan disfungsi organ. Pada sejumlah pasien, indikator inflamasi mungkin berubah sebelum tanda vital menunjukkan gangguan besar. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, pengukuran inflamasi kontinu dapat memberikan informasi tambahan. Dalam skenario penerapan yang direncanakan, seseorang yang baru pulang dari rumah sakit berpotensi menggunakan perangkat. Jika perangkat mengenali perubahan inflamasi yang berisiko, dokter berpotensi memperoleh notifikasi lebih awal. Namun dalam praktik klinis, hasil pembacaan tidak dapat menggantikan diagnosis dokter.

Tidak terbatas pada kondisi sepsis, SENTINEL dikembangkan dengan sasaran pemantauan kekambuhan lupus. Lupus merupakan penyakit autoimun yang dapat menimbulkan peradangan pada berbagai organ. Pada sebagian penderita lupus, perubahan biomarker dapat muncul sebelum kekambuhan terlihat jelas. Pemantauan yang lebih sering dapat mendukung penyesuaian pemeriksaan berdasarkan perubahan biologis. Jika pengukuran berhasil divalidasi, pasien berpotensi mendapatkan evaluasi sebelum komplikasi berkembang. Perlu ditegaskan, manfaat klinisnya belum dapat dinyatakan sebagai hasil yang sudah terbukti. Penerapan medis nantinya membutuhkan uji klinis yang memadai.

Tantangan Penelitian dan Masa Depan Patch Kulit Pintar NYU

Meskipun rancangan patch pintar terlihat menjanjikan, tim peneliti masih menghadapi tantangan teknis. Masalah rekayasa yang menjadi perhatian adalah menempatkan molekul pendeteksi berbeda pada transistor yang berdekatan. Masing-masing unit pendeteksi harus mampu mengenali molekul sasaran secara akurat. Apabila terjadi interaksi yang tidak diinginkan, hasil pengukuran berpotensi menjadi kurang akurat. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim Riedo menggunakan pendekatan patterning termal bersama material pendukung hasil pengembangan laboratorium. Metode tersebut masih perlu dibuktikan dalam rancangan perangkat yang dapat dikenakan.

Dalam perencanaan pengembangan, SENTINEL direncanakan berlangsung sekitar 54 bulan. Pada akhir program, pengembang menyiapkan tahapan uji klinis manusia bersama NYU Langone Health. Sebelum mencapai tahap tersebut, tim peneliti perlu mengevaluasi fungsi komponen dan risiko penggunaan. Di luar pengujian medis, proyek turut memperhatikan kemungkinan produksi berskala besar. Karena menggunakan metode pembuatan chip standar, tim menilai biaya produksi massal mungkin dapat ditekan hingga kurang dari 100 dolar AS. Perlu dipahami, angka tersebut merupakan perkiraan produksi, bukan harga jual resmi. Persetujuan penggunaan medis juga memerlukan tahapan evaluasi dan regulasi lebih lanjut.

Penutup: Masa Depan Pemantauan Peradangan dengan SENTINEL

Penelitian perangkat wearable dari NYU menunjukkan kemajuan penting dalam pemantauan biomarker. Melalui penggunaan microneedle, perangkat dirancang mengambil cairan interstisial dan menganalisis penanda peradangan melalui chip elektronik. Jika seluruh tahapan pengujian menunjukkan hasil positif, teknologi ini mungkin memberikan informasi tambahan bagi pengawasan penyakit inflamasi. Namun sebelum digunakan secara luas, akurasi, keselamatan, dan manfaat klinis masih harus dibuktikan. Di tengah perkembangan TEKNOLOGI kesehatan, perpaduan mikroelektronik dengan ilmu kesehatan semakin membuka peluang baru. Bagaimana pandangan Anda, apakah perangkat wearable seperti SENTINEL akan menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan? Silakan bagikan pendapat Anda mengenai inovasi ini.

Related Articles

Back to top button